XBola Tangkas Online

Manchester City Tampil Tak Seperti Biasanya

Update Terakhir: February 6, 2014

Manchester City Tampil Tak Seperti Biasanya

Manchester City Tampil Tak Seperti Biasanya

Manchester City Tampil Tak Seperti Biasanya – Arsene Wenger mendeskripsikan performa Manchester City saat melawan Chelsea di hari Senin sebagai performa yang aneh. Kemenangan Chelsea 1-0 di Etihad Stadium tersebut mengakhiri rekor kemenangan 11 kali beruntun Manchester City di kandang. Atas hasil tersebut yang sangat diuntungkan adalah Arsenal dan suporternya karena klub pujaan bisa menempati puncak klasemen dengan selisih dua poin diatas duo biru, Chelsea dan Manchester City. Kendati timnya akan menghadapi neraka di jadwal pertandingan bulan Februari dan Maret, pria asal Prancis makin menambah luka di kubu the citizens.

Manchester City Tampil Tak Seperti Biasanya – “Chelsea selalu bermain dan membahayakan lawan mereka dan penampilan Manchester City di awal pekan menurut saya tak seperti biasanya. Mereka tak bisa tampil cair dalam serangan dan kuat dalam bertahan seperti saat melawan Tottenham sepekan sebelumnya,” kata manajer berusia 64 tahun. “Di akhir pertandingan, Chelsea ternyata memiliki penguasaan bola sebesae 65% selama pertandingan berlangsung dengan 25 tembakan ke gawang lawan mereka berikan, mungkin ada yang berpendapat pertandingan pantas berakhir imbang dengan skor 1-1, tapi bagi saya pertandingan tersebut sebenarnya bisa dimenangkan Chelsea dengan skor 2-0.” Namun Wenger juga memikirkan jadwal pertandingan yang akan dijalani Arsenal, yakni dua pertandingan melawan Liverpool, dan satu pertandingan melawan Manchester United serta bertandang ke Bayern Muenchen dalam babak 16 besar liga champions.

Manchester City Tampil Tak Seperti Biasanya – “Periode ini – Januari, Februari, dan Maret – adalah masa dimana tiap pertandingan adalah pertarungan bagi semua orang, karena semua orang yang bertanding menginginkan sesuatu yang besar dan berdampak pada musim mereka,” kata Wenger. “Kamu harus mencermati pertandingan dan serius di periode ini karena hasilnya akan berefek besar di akhir musim. “ “Perebutan gelar juara tak pernah sesederhana yang diprediksikan oleh semua orang. Saya mengatakan dalam waktu yang lampau bahwa tak akan ada satu klub yang bisa tampil dominan diatas tim yang lain. Perebutan gelar juara liga sangat bergantung pada konsistensi masing-masing klub.” Wenger mungkin trauma dengan kegagalannya membawa Arsenal meraih satu gelar pun selama hampir satu dekade. Gelar terakhir yang diraih oleh meriam London adalah Piala FA di tahun 2005 yang diraih melalui adu penalti melawan Manchester United.

Manchester City Tampil Tak Seperti Biasanya – Sejak saat itu, tim meriam London harus menerima kenyataan ditinggal para pemain bintang satu persatu tiap musim berakhir. Arsenal tak pernah memiliki tim yang benar-benar solid hingga saat ini mereka bisa tampil mengejutkan semua orang dengan duduk diatas klasemen. Ujian yang dihadapi oleh Arsenal di bulan Februari dan Maret bisa mengakibatkan mereka bisa meraih semua gelar, atau sebaliknya, kehilangan peluang meraih gelar yang sudah dalam pandangan mata.